
Bartolomeus Bromosakti N. selaku kapten tim didampingi anggotanya Ignatius Agung Nugroho mengaku senang bisa menjadi juara 2. Padahal, niatan awal ikut lomba futsal sebatas ingin berpartisipasi. "Awalnya sih ingin partisipasi saja, apalagi kami jarang latihan. Ternyata setelah mengalahkan SMK Islamic Centre niat kami berubah optimis bisa juara," tandasnya.
Pada babak final, kata Bromosakti, timnya berhadapan dengan SMA Widya Utama. Sayangnya, dibabak yang menentukan itu harus mengakui keunggulan SMA Widya Utama dengan skor 6-3. "Kami bangga, juara 2 yang diperoleh ini adalah kenangan pertama mengikuti futsal," ungkapnya.
Hal senada juga dikatakan Ignatius Agung Nugroho. Dia tidak menyangka tim futsal sekolahnya bisa tampil menjadi juara. Terlebih lagi selama ini memang jarang sekali sekolahnya berprestasi pada olahraga sepak bola. "Kami sempat tidak percaya bisa menjadi juara futsal, mudah-mudahan kedepan bisa semakin meningkat prestasi di cabang olahraga sepak bola seperti futsal ini," harapnya.
Drs Digdo Dirgantoro selaku guru olahraga juga berterima kasih atas kerja keras siswa mengukir prestasi pada cabang olahraga futsal. Prestasi ini, kata dia semakin menunjukkan eksistensi SMA Santa Maria 1 dalam mendukung prestasi siswa dalam bidang olahraga. "Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada siswa yang telah mengharumkan nama sekolah di pentas olahraga, khususnya futsal yang baru pertama kali memperoleh juara," ujarnya.