| |
Home Friday, 12 March 2010
|
|
|
|
|
|
|
|
|
SMA Santa Maria 1 Gelar Ekspo Pendidikan |
|
Ditulis oleh Gabriela Ngo Tjhun Lan
|
|
Wednesday, 20 January 2010 |
|
 Suasana SMA Santa Maria 1 Cirebon terlihat meriah, selama dua hari 25-26 Nopember 2009 sekolah di bawah naungan Yayasan Santo Dominikus itu menggelar ekspo pendidikan yang diikuti perguruan tinggi swasta di Pulau Jawa.
 Ketua Panitia penyelenggara, Nugroho Triatmaja mengatakan, ekspo pendidikan diselenggarakan untuk mengenal lebih jauh tentang perguruan tinggi. Karena tidak sedikit setelah lulus SMA banyak yang akan melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi, baik swasta maupun negeri.  Stand ekspo yang disediakan panitia sudah terisi sebanyak 29 lokal. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 21 stand. "Kami senang ternyata ekspo kali ini mendapat perhatian serius dari berbagai perguruan tinggi, termasuk pelajar juga banyak yang datang," katanya.  Perguruan tinggi yang ikut ambil bagian di antaranya adalah Universitas Media Nusantara, Universitas Atmajaya, Universitas Trisakti, Universitas Gunadarma, Universitar Tarumanegara, The London School, Universitas Soegiyapratana Semarang, Universitas Parahyangan, Universitas Maranatha, STHB, Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Universitas Sanata Dharma Jogjakarta dan Universitas Atmajaya Jogjakarta.  "Ekspo ini sebenarnya sudah dilaksanakan sebanyak empat kali dalam kurun waktu tiga tahun. Perguruan Tinggi Negeri (PTN) bahkan juga kami undang, tetapi mereka tidak bisa ikut karena ada open house sendiri dikampusnya seperti Universitas Indonesia," terangnya.  Kepala SMA Santa Maria 1 Cirebon, Sr. Hildegardis OP. dalam sambutannya menuturkan, acara ekspo diselenggarakan sebagai upaya agar siswa bisa melihat universitas-universitas yang memiliki banyak fakultas. Sehingga, mereka bisa menentukan sendiri fakultas yang dikehendaki sesuai dengan kemampuan.  Hildegardis juga menuturkan dalam pendidikan perlu adanya keselarasan antara orang tua dengan anak saat memilih jurusan. Sehingga, anak bisa kuliah sesuai kemampuannya, bukan malah orang tua memaksakan dirinya supaya anaknya memilih jurusan sesuai selera orang tua. Karena jika hal itu terjadi tidak sedikit anak menjadi stress dan IPK-nya kecil. |
Add comment
|
|
| |
|
|
|
|
|
|
|
|
Penyejuk Hati |
|
Di Propinsi Zhejiang China, ada seorang anak laki-laki yang luar biasa, sebut saja namanya Zhang Da. Perhatiannya yang besar kepada Papanya, hidupnya yang pantang menyerah dan mau bekerja keras, serta tindakan dan perkataannya yang menyentuh hati membuat Zhang Da, anak lelaki yang masih berumur 10 tahun ketika memulai semua itu, |
|
Selengkapnya ...
|
|
|
Seorang bapak kembali pulang telat dari tempatnya bekerja, merasa letih.Mendadak sudut matanya melihat anaknya yang berumur 5 tahun berdiri di depan pintu kamarnya.Takut-takut menatap sang ayah. “Ayah, bolehkah aku menanyakan sesuatu?”, tanya anak, mengerjap-ngerjapka n matanya yang bulat bening. |
|
Selengkapnya ...
|
|
This is a very beautiful story ... Ini adalah cerita yang indah... yang akan membuatmu mengerti bahwa segala sesuatu terjadi untuk suatu alasan. |
|
Selengkapnya ...
|
|
Kesaksian Catalina Dari serangkaian penampakan dan pesan Yesus dan Maria. Suatu pengajaran mengenai apa yang terjadi sepanjang Misa Kudus dan bagaimana kita dapat mengalaminya dengan hati kita. diterjemahkan oleh YESAYA (YESus SAyang saYA) yesaya.indocell.net dari: |
|
Selengkapnya ...
|
|
Orang bijaksana selalu menjaga pikiran, hati dan kata. Ia waspada
memohon dan mengungkapkan suatu keinginan, agar tidak terdengar
oleh kuasa jahat, sebab ia lebih mudah mengabulkan permintaan
manusi. Beda dengan Allah selalu mempertimbangkan setiap
permohonan manusia, ia mengabulkan permohonan hanya demi kebaikan
manusia. Sebab setiap permohonan kita belum tentu baik di Hati Allah. |
|
Selengkapnya ...
|
|
|
|
User Online |
|
Pengunjung online : $guest_array tamu online |
Anggota: 105
Berita: 133
WebLink: 5
Pengunjung: 170602
|
|
|
| |
|
|
|
|