| |
Home Friday, 30 July 2010
|
|
|
|
|
|
|
|
|
PERGANTIAN KEPEMIMPINAN DI YAYASAN SANTO DOMINIKUS KANTOR CABANG CIREBON |
|
Ditulis oleh Gabriela Ngo Tjhun Lan
|
|
Friday, 09 January 2009 |
Sumber : Yakob Sartam - Humas Yayasan Santo Dominikus Kantor Cabang Cirebon Pergantian kepemimpinan merupakan suatu hal yang lumrah, yang muda menggantikan yang tua, yang tua dengan legawa menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada yang muda. Sungguh sangat alami estafet kepemimpinan dalam suatu organisasi apapun.
Yayasan Santo Dominikus Kantor Cabang Cirebon, pada hari Sabtu, 20 Desember 2008 telah melakukan pergantian kepemimpinan. Suster M. Augustina OP sebagai Kepala Kantor Yayasan Cabang Cirebon telah menyerahkan tongkat komando kepada Sr. Hildegardis OP. Acara serah terima jabatan yang dilaksanakan dengan sederhana ini dihadiri oleh staf yayasan, kepala sekolah TK, SD, SMP, SMA1, SMA2, LPK Santa Maria, dan tim kepala sekolah dari tiap unit. Setelah dibuka dengan kata pengantar oleh MC, doa pembukaan oleh Sr. Felomena OP, acara dilanjutkan dengan serah terima jabatan yang dipandu oleh Sr. Helena OP sebagai Wakil dari Badan Pengurus Yayasan Santo Dominikus (BPYSD).
Suster Augustina OP yang terlahir tanggal 12 November 1945 yang telah memimpin Sekolah Santa Maria Cirebon dalam kurun waktu lama sudah melakukan banyak hal yang bermakna, beliau telah memperkuat dasar-dasar yang perlu ditanamkan di Santa Maria, beliau orang yang bijaksana, dapat mengayomi bawahannya. Hal-hal tersebut telah membuat sekolah Santa Maria tetap eksis sampai saat ini. Kiranya segala sesuatu yang sudah bagus perlu terus dilanjutkan oleh penggantinya dan hal-hal yang masih belum maksimal perlu ditingkatkan.
Berikut ini beberapa pesan yang disampaikan oleh Sr. Agustine dalam sambutan sebelum penandatanganan berita acara :
1. Cintailah sekolah ini 2. Bekerja samalah dengan semua unsur yang ada, sisihkan kehendak sendiri, utamakan kepentingan bersama, pasti hasilnya akan lebih bagus. 3. Saya titipkan karyawan di Santa Maria. 4. Jadilah pelayan-pelayan Tuhan di sekolah. 5. Pegang teguh Veritas ( Kebenaran ) Allah sendiri dan tularkan kepada anak didik.
Pesan tersebut sangat baik untuk direfleksikan dan diimplementasikan oleh kepala kantor yang baru khususnya dan oleh semua unsur yang ada di Santa Maria.
Sr. Agustine berdasarkan SK yang dibacakan oleh Sr. Helena akan berakhir masa tugasnya sebagai Kepala Yayasan Santo Dominikus Kantor Cabang Cirebon pada tanggal 31 Desember 2008 dan digantikan oleh Sr. Hildegardis berdasarkan SK Pengangkatan tanggal 18 Desember 2008. Penandatangan berita acara serah terima dilakukan oleh kedua pejabat lama dan baru serta dua orang saksi yaitu Bapak Ignatius Sudibyo dan Bapak Isidorus Mugito.
Suster Hildegardis OP, terlahir di Pontianak Kalimantan pada tanggal 12 April 1960 masih muda, enerjik, banyak pengalaman, dan berwawasan luas kiranya dapat melanjutkan kepemimpinan di Santa Maria Cirebon ini dengan lebih baik dengan harapan dapat menumbuh kembangkan apa yang sudah ada di Santa Maria serta menghasilkan buah-buah yang sangat dibutuhkan oleh banyak kalangan.
Dalam sambutannya, setelah melakukan penandatangan berita acara serah terima, Sr. Hildegardis menyampaikan bahwa beliau terus terang merasa berat menerima tugas ini. Dikatakannya bahwa tidak ada yang lebih penting selain adanya kebersamaan dan persaudaraan sebagaimana pesan Sr. Agustine, beliau akan meneruskan dalam kepemimpinannya. Disampaikannya pula bahwa tantangan bukan hanya di Cirebon saja, tapi di semua daerah, pendidikan Katolik mengalami tantangan. Namun dalam kebersamaan dan dalam kasih Allah semuanya akan dapat terlaksana dengan baik. Mungkin pengalamannya selama ini sebagai pembimbing spiritual para mahasiswa dan para dosen di Universitas Atmajaya Yogyakarta dapat memberikan inspirasi dalam memajukan Sekolah Santa Maria Cirebon. Semoga… .
Bapak Yohanes Muryadi mewakili pihak sekolah menyampaikan sambutan dengan tema cinta. Ilustrasi yang disampaikan melalui sebuah cerita menggambarkan bahwa orang yang merasa biasa-biasa saja, merasa tidak cerdas, merasa semuanya serba biasa padahal orang lain memandang bahwa orang tersebut sangat luar biasa karena telah bagitu banyak memberikan cintanya kepada orang lain, ia telah begitu banyak membuat orang jadi cerdas bukan hanya sekadar pintar. Cerita tersebut dapat memberikan inspirasi bagi yang hadir tentang pentingnya makna cinta bagi kehidupan. Modal utama bagi kita adalah mencintai. Suster Agustine sudah melaksanaknnya. Yang panas, yang keras, bahkan musuh sekalipun semua akan luluh karena cinta. Sesuatu yang berasal dari orang yang mencintai akan enak didengar dan bermakna karena hatinya bersih.
Santa Maria tanpa cinta tidak akan bertahan lama. Sekolah akan maju bila para guru dihormati oleh sesama guru lain, orang tua, dan siswa. Bagi orang yang mencintai, semua orang adalah sahabat. Dan semua itu berasal dari Tuhan yang Kudus dan baik.
Demikianlah Bapak Yohanes mengakhiri sambutannya.
Sebagai sambutan terakhir, Sr. Helena OP mewakili BPYSD menyampaikan terima kasih kepada Sr. Agustine, selamat jalan, dan selamat menunaikan tugas di tempat yang baru ( Sr. Agustine akan bertugas sebagai kepala biara di Susteran Maguwo dan Seksi PSDM di Yayasan Pusat). Juga disampaikan selamat datang dan selamat bertugas kepada Sr. Hildegardis. Beliau mengajak untuk belajar dan terus belajar sampai terjadi perubahan-perubahan yang baik, melalui berbagai inspirasi, dan selalu berpikir positif.
Marilah kita saling membantu, bekerja sama dengan sepenuh hati disertai cinta yang tulus dalam menjalakan tugas.
Acara serah terima ditutup dengan nyanyi bersama dan doa yang dipimpin Sr. Ino dilanjutkan dengan ramah tamah. Semoga kedatangan Sr Hildegardis OP sebagai pimpinan yang baru membawa angin segar yang menyejukkan dan dapat membangkitkan kemajuan yang lebih baik lagi di Santa Maria Cirebon. |
Add comment
|
|
| |
|
|
|
|
|
|
|
|
Penyejuk Hati |
|
Di Propinsi Zhejiang China, ada seorang anak laki-laki yang luar biasa, sebut saja namanya Zhang Da. Perhatiannya yang besar kepada Papanya, hidupnya yang pantang menyerah dan mau bekerja keras, serta tindakan dan perkataannya yang menyentuh hati membuat Zhang Da, anak lelaki yang masih berumur 10 tahun ketika memulai semua itu, |
|
Selengkapnya ...
|
|
|
Seorang bapak kembali pulang telat dari tempatnya bekerja, merasa letih.Mendadak sudut matanya melihat anaknya yang berumur 5 tahun berdiri di depan pintu kamarnya.Takut-takut menatap sang ayah. “Ayah, bolehkah aku menanyakan sesuatu?”, tanya anak, mengerjap-ngerjapka n matanya yang bulat bening. |
|
Selengkapnya ...
|
|
This is a very beautiful story ... Ini adalah cerita yang indah... yang akan membuatmu mengerti bahwa segala sesuatu terjadi untuk suatu alasan. |
|
Selengkapnya ...
|
|
Kesaksian Catalina Dari serangkaian penampakan dan pesan Yesus dan Maria. Suatu pengajaran mengenai apa yang terjadi sepanjang Misa Kudus dan bagaimana kita dapat mengalaminya dengan hati kita. diterjemahkan oleh YESAYA (YESus SAyang saYA) yesaya.indocell.net dari: |
|
Selengkapnya ...
|
|
Orang bijaksana selalu menjaga pikiran, hati dan kata. Ia waspada
memohon dan mengungkapkan suatu keinginan, agar tidak terdengar
oleh kuasa jahat, sebab ia lebih mudah mengabulkan permintaan
manusi. Beda dengan Allah selalu mempertimbangkan setiap
permohonan manusia, ia mengabulkan permohonan hanya demi kebaikan
manusia. Sebab setiap permohonan kita belum tentu baik di Hati Allah. |
|
Selengkapnya ...
|
|
|
|
User Online |
|
Pengunjung online : $guest_array tamu online |
Anggota: 111
Berita: 146
WebLink: 5
Pengunjung: 243945
|
|
|
| |
|
|
|
|